Selamat Datang Di Situs Resmi Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu. Wilayah Bebas dari Korupsi. Melayani sepenuh hati, Kawasan Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi, bersih dan melayani >>>> Kecewa dengan Kinerja Pengadilan....? Adukan Masalah Anda..!!! Pengaduan Anda Dijamin Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penanganan Pengaduan (Wishleblowing System) Di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada di Bawahnya.

Coffee Morning Pimpinan : Apresiasi Pengadilan Agama Peringkat 6 SIPP Nasional dan Kiat-kiatnya

 

Berita 9 1

Selasa, 7 September 2021 bertempat di Command Center Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu Dr. H. Insyafli, M.H.I memimpin Coffee Morning pimpinan. Coffee morning ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Pengadilan Agama se-Wilayah secara online melalui Zoom meeting.

Sehubungan telah diumumkannya rapor kinerja Penanganan Perkara SIPP oleh Badilag, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu memberikan apresiasi kepada para pengadilan agama khususnya Pengadilan Agama Lebong yang telah mendapatkan nilai SIPP peringkat ke 6 kategori V(=<250 Perkara) dan Pengadilan Agama Bengkulu peringkat ke 6 kategori III(1000-2500 Perkara). Pada kesempatan kali ini, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu memberikan masukan kepada para pimpinan pengadilan agama se-Wilayah agar memberikan perhatian dalam penyelesaian perkara, sehingga diharapkan nilai rapor kinerja penanganan perkara SIPP terus meningkat. Kemudian dilanjutkan dengan Ketua Pengadilan Agama Lebong yang menyampaikan kiat-kiat sukses dalam menangani perkara SIPP.

Berita 9 2

Ketua PA Lebong Badrudin, S.H.I., M.H pun menuturkan kiat-kiat sukses diantaranya membutuhkan kekompakan dalam bekerja khususnya ketua, wakil, majelis, jurusita dan admin SIPP. Untuk pemberkasan perkara tidak boleh lebih dari 1 hari dan admin SIPP harus sering mensinkronisasi data SIPP.

Kemudian Ketua PTA Bengkulu melanjutkan, agar setiap ASN khususnya Ketua, Wakil, Majelis, Jurusita dan admin agar berkomitmen terhadap pekerjaannya masing-masing dalam penanganan perkara dan diharapkan agar tepat dan cepat dalam menyelesaikan perkara.