Seputar Peradilan

Tim Tenis Putri PTA Bengkulu Petik Kemenangan

Ibdaria

Pasangan Megawati dan Ibdaria foto sebelum pertandingan

Setelah upacara pembukaan turnamen tenis PTWP ke XVII digelar pada Senin siang (10/09) di lapangan Renun Denpasar Bali oleh Ketua Mahkamah Agung RI H. M. Hatta Ali, lalu esok harinya mulai pelaksanaan pertandingan. Tim putri PTA Bengkulu turun di lapangan tenis lumintang pada siang hari yang dimulai pukul 13.30 WITA.

Terdapat 4 (empat) tim dalam satu pool yaitu PTA Bengkulu, PT Sumatera Selatan, PT Sulawesi  Utara dan PT Sulawesi Tenggara.

Tim tenis PTA Bengkulu terdiri dari Susi, Musla Kartini, Dwi Septarina, Megawati dan Ibdaria Oktavianti. Pada partai pertama, PTA Bengkulu menurunkan Susi di nomor tunggal melawan pemain tunggal dari PT Sumatera Selatan. Dengan semangat tinggi, Susi tampil memukau. Pukulan-pukulannya akurat dan menukik yang sulit dikembalikan lawan, bahkan terkadang lawan harus pontang panting mengamankan lapangannya.

Awal pertandingan berlangsung ketat dan poin pun saling susul menyusul dan sempat di kedudukan 4-4. Rupanya, di terik panas matahari itu, Susi semakin menunjukkan permainannya dan berusaha menekan lawan dengan pukulan bervariasi. Kemana pun bola menggelinding dapat dikembalikan dengan baik, akhirnya partai tunggal ini dimenangkan Susi  dengan skor 8 – 4.

Partai ganda pertama, PTA Bengkulu menurunkan Megawati berpasangan dengan Ibdaria. Pertandingan partai ini sangat menarik ditonton karena kedua pasangan bermain saling menyerang dengan memanfaatkan kelemahan lawan. Pada mulanya, PT Sumatera Selatan unggul 3-2, tapi disusul PTA Bengkulu, bahkan unggul 4-3 dan akhirnya kedudukan sama 5-5.

Pada kedudukan 5-5, PTA Bengkulu mulai kedodoran dan permainan pun tidak berkembang. Ibdaria yang berada di bagian belakang harus kerja keras untuk menahan lajunya serangan PT Sumatera Selatan dengan bol-bola lob. Apa daya dan apa mau dikata, akhirnya PTA Bengkulu harus mengakui keunggulan lawan dan akhirnya menyerah dengan skor 6-8 dan menjadikan kedudukan sama yaitu 1-1.

Memasuki partai penentuan atau partai ketiga, PTA Bengkulu menurunkan Ibu Musla Kartini yang berpasangan dengan Dwi Septarina. Sama seperi partai sebelumnya, awal pertandingan berlangsung ketat. Sekali pun Ibu Musla belum tua tapi tidak muda lagi dan sudah punya cucu, tapi permainannya seolah-olah masih usia tujuh belas tahun. Luar biasa. Hebatnya lagi, Ibu Musla berlari mengejar bola tanpa berfikir jatuh atau gimana dan pengembaliannya pun merepotkan lawan.

Tak ayal, tepuk tangan selalu menggelora dari penonton fanatik yang disponsori Ketua PA Curup H. Nasohah. Semangkin serunya pertandingan tersebut, seolah-olah lapangan tenis lumintang milik PTA Bengkulu. Di sisi lain, Dwi pun tampil prima. Smash-smash dan stop volynya mematikan permainan lawan, dan terkadang menakjubkan. Dwi tampil perkasa. Sulit mengucapkannya dengan kata-kata, merugilah yang tidak ikut menyaksikan pertandingan tersebut.

Setelah kedudukan 5-5, permainan Ibu Musla yang diikuti perminan Dwi, semakin menggebu-gebu dan akhirnya berhasil menundukkan lawan dan partai ini dimenangkan pasangan Ibu Musla dan Dwi dengan skor 8-6 sekaligus menjadikan kedudukan 2-1 untuk kemenangan PTA Bengkulu.

Ketua PTA Bengkulu H. Pelmizar dan Ibu terharu dan bangga menyaksikan kemenangan ini. “Alhamdulillah, kita menang. Terima kasih tim putri yang telah mengawali pertandingan dengan kemenangan, semoga menyusul kemenangan berikutnya,” ujar H. Pelmizar dengan bangga.

Sementara itu, untuk tim putra akan turun pada pagi hari ini. Mohon doa dari warga PTA Bengkulu dan PA sewilayah PTA Bengkulu semoga tim putra dapat mengikuti tim putri dan berhasil memenangkan pertandingan.

Demikian laporan dari reporter PTA Bengkulu, langsung dari arena pertandingan di Denpasar, Bali.