Seputar Peradilan

Jelang Cuti Bersama, Ini Pesan Ketua PTA Bengkulu

pelmizar

Ketua PTA Bengkulu H. Pelmizar

Cuti bersama tahun ini dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H. cukup panjang, total sebanyak 7 (tujuh) hari kerja yaitu tanggal 11 s.d. 14 dan tanggal 18 s.d. 20 Juni 2018. Cuti bersama tersebut tidak mengurangi cuti tahunan.

Bagi mereka yang ingin berlebaran di kampung halaman untuk bersilaturrahmi dengan keluarga, cuti bersama tersebut telah cukup waktunya. Memang, apabila dituruti keinginan dan selera, dipandang masih kurang. Oleh sebab itu, tergantung pribadi-pribadi mensikapinya dan memanfaatkan cuti bersama tersebut dengan sebaik-baiknya.

Terlepas dari pada itu, bagi hakim dan pegawai di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya, sudah ada surat edaran Sekretaris MA maupun surat edaran Dirjen Badilag tentang tindak lanjut dari cuti bersama tersebut. Pertama, tidak boleh menambah cuti sebelum maupun sesudah Idul Fitri 1439 H. Kedua, apabila  terlanjut diberikan cuti bagi hakim atau pegawai, agar cuti tersebut ditangguhkan. Ketiga, kepada pimpinan pengadilan diminta untuk mengawasi pelaksanaan cuti bersama tersebut.

Mensikapi kedua surat edaran tersebut, Ketua PTA Bengkulu H. Pelmizar berpesan kepada hakim dan pegawai PTA Bengkulu dan PA sewilayah PTA Bengkulu untuk mematuhi ketentuan cuti bersama. Disebutkannya, pada tahun ini sudah diberikan Pemerintah kemudahan bagi ASN untuk merayakan Idul Fitri 1439 H. Pertama, diberikan cuti bersama selama 7 (tujuh) hari kerja. Kedua, diberikan THR sejumlah satu bulan gaji. Oleh sebab itu, urainya lagi, sangat tidak pantas apabila ada hakim atau pegawai yang tidak mensyukuri hal tersebut.

“Tidak boleh hakim atau pegawai cuti tambahan sebelum atau sesudah hari Raya Idul Fitri 1439 H. Saya minta kepada kita semua untuk mematuhinya, dan apabila ada hakim atau pegawai yang tidak masuk kantor di luar cuti bersama akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap H. Pelmizar.

“Pimpinan pengadilan tidak boleh memberikan izin tidak masuk kantor,” tandasnya lagi.

Dirinya berharap tidak ada hakim atau pegawai yang diberikan sanksi disebabkan tidak masuk kantor di luar cuti bersama. Namun demikian, apabila harus diberikan sanksi karena tidak mematuhi ketentuan cuti bersama tersebut, dirinya akan tegas melakukan tindakan.

Ketua PTA Bengkulu H. Pelmizar berpesan kepada hakim dan pegawai yang akan mudik lebaran, supaya berhati-hati di jalan. Dirinya berdoa, semoga perjalanan mudik nyaman dan aman serta selamat sampai ke tujuan masing-masing dan berjumpa dengan keluarga tercinta.

“Hati-hati di jalan, semoga perjalanannya nyaman dan aman serta bertemu dengan keluarga. Kirim salam saya kepada keluarga di kampung halaman, semoga sehat,” pesan H. Pelmizar.

“Atas nama pribadi dan keluarga serta pimpinan PTA Bengkulu mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, mohon maaf lahir dan bathin,” tutup H. Pelmizar.