Seputar Peradilan

Jelang Ramadhan, Warga PTA Bengkulu Bermaaf-maafan

halal 1

Ketua PTA Bengkulu H. M. Alwi Mallo didampingi Wakil Ketua H. Abd. Hamid Pulungan
menerima jabat tangan dari hakim tinggi dan seluruh pegawai

Kehadiran bulan Ramadhan 1939 Hijriyah telah diambang pintu. Pada bulan yang suci tersebut umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah puasa dan malam harinya dianjurkan untuk shalat tarawih dan tadarus al-Qurán. Selain itu, dianjurkan juga memperbanyak amal ibadah lainnya seperti berinfaq, shadaqah dan lain sebagainya.

Dalam memasuki Ramadhan seperti sekarang ini, diharapkan pribadi-pribadi sesama muslim saling memaafkan dan membersihkan diri dari segala khilaf dan salah. Hal ini dimaksudkan agar jiwa dan hati menjadi bersih sehingga khusu’ dan ikhlas dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Begitulah, warga PTA Bengkulu pada hari Senin (14/05) berkumpul dan menyatu di aula. Pada hari itu ada 2 (dua) kegiatan, yaitu membahas seputar kegiatan Ramadhan dan saling bermaaf-maafan.

Ketika membahas kegiatan Ramadhan, disimpulkan bahwa selama Ramadhan akan diadakan tadarus al-Qurán yang diharapkan khatam 30 juz. Kegiatan ini dilaksanakan selepas shalat zuhur berjamaah di mushalla yang berada di halaman belakang PTA Bengkulu. Untuk itu, akan dibentuk panitia yang mengkoordinir perhelatan tersebut.

Ketua PTA Bengkulu H. M. Alwi Mallo menyebutkan, kegiatan tadarus al-Qurán tidak hanya sekedar membaca al-Qurán tetapi diisi dengan pembelajaran al-Qurán. Dengan begitu, bagi mereka yang belum begitu fasih membaca al-Qur'an akan menjadi ajang untuk memperlancar membaca al-Qurán.

“Tadarus al-Qurán tidak hanya sekedar membaca al-Qurán, tapi akan diisi dengan pembelajaran cara membaca al-Qurán yang baik dan benar,” ujar H. M. Alwi Mallo.

“Kesempatan tersebut sangat baik bagi yang belum mahir membaca al-Qurán, agar bacaannya semakin bagus,” tandas  H. M. Alwi Mallo.

Sementara itu, Wakil Ketua PTA Bengkulu H. Abd. Hamid Pulungan meminta kepada semua hakim dan pegawai agar tetap bekerja sebagaimana biasa. Dirinya mengharapkan kinerja selama Ramadhan jangan sampai menurun, apalagi bermalas-malasan. Disebutkannya, bulan suci Ramadhan adalah bulan yang baik untuk beramal saleh, tidak hanya ibadah mahdhah tapi juga amal dalam bentuk kinerja.

“Saya berharap, kinerja selama bulan suci Ramadhan jangan sampai menurun, tapi bekerjalah sebagaimana biasa. Alhamdulillah, pemerintah memberikan kelonggaran waktu jam kerja, yaitu pulangnya lebih cepat menjadi pukul 15.00 Wib,” kata H. Abd. Hamid Pulungan.

Selesai membahas tentang kegiatan selama Ramadhan, lalu di ujung pertemuan, Ketua PTA Bengkulu H. M. Alwi Mallo menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf dan salah selama ini. Disebutkannya, dalam waktu beberapa hari ini kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, oleh sebab itu dalam kesempatan yang baik ini, agar saling memaafkan.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga maupun sebagai pimpinan PTA Bengkulu menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, semoga kita bersih dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” papar H. M. Alwi Mallo yang tidak lama lagi akan mutasi menjadi Ketua PTA Manado.

Pertemuan pada hari itu ditutup dengan salam-salaman sebagai wujud saling memaafkan. Salam-salaman tersebut terasa syahdu karena diiringi dengan shalawat badar yang dipandu oleh Nanang Juanda.