Seputar Peradilan

PTA Bengkulu Gelar Rapat Koordinasi

manna 1

Guna menyamakan persepsi dalam melaksanakan tugas dan meningkatkan kualitas kinerja pada tahun 2018, PTA Bengkulu melaksanakan rapat koordinasi dengan PA sewilayah PTA Bengkulu. Perhelatan yang digelar di PA Manna ini berlangsung selama dua hari (Kamis dan Jumát/12-13/04). Peserta rakoor terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Kabag, Kasubbag dan Panmud PTA dan PA sewilayah PTA Bengkulu.

manna 2

Dalam kata sambutannya ketika membuka acara rapat koordinasi, Ketua PTA Bengkulu H. M. Alwi Mallo meminta PA sewilayah PTA Bengkulu untuk selalu meningkatkan kinerja, baik dalam bidang kepaniteraan maupun bidang kesekretariatan. Dirinya mengharapkan PA dapat memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan. Selain itu, H. M. Alwi Mallo juga meminta agar dijaga tertib administrasi sehingga pengelolaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya minta kepada PA sewilayah PTA Bengkulu untuk meningkatkan kinerja terutama dalam memberikan pelayanan kepada pencari keadilan,” pesan H. M. Alwi Mallo.

“Berikanlah pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tandasnya lagi.

Dalam kesempatan rakoor tersebut, H. M. Alwi Mallo mengingatkan PA Bengkulu dan PA Curup agar bersungguh-sungguh dalam meraih akreditasi. Disebutkannya, pada periode yang lalu, PA Arga Makmur dan PA Manna telah berhasil meraih akreditasi dengan nilai A exellent. Dan hal tersebut sangat membanggakan.

“Saya berharap PA Bengkulu dan PA Curup berhasil meraih akreditasi dengan nilai A exellent,” pinta H. M. Alwi Mallo dengan tegas.

Mengingat waktu assesmen eksternal  yang sudah dekat, Ketua PTA Bengkulu H. M. Alwi Mallo meminta kepada PA Bengkulu dan PA Curup mempersiapkan dengan sebaik-baiknya.

“Persiapkan dengan baik agar assesmen eksternal berjalan dengan sukses dan mendapat nilai yang baik,” pungkas H. M. Alwi Mallo.

Selain menyinggung akreditasi, H. M. Alwi Mallo juga mengingatkan peserta rakoor tentang penyelesaian perkara. Menurutnya, banyak ditemukan hakim tinggi pengawas ketika melakukan pengawasan penyelesaian perkara melebihi waktu yang ditentukan. Pada hal, ungkapnya lagi, sesuai dengan SEMA Nomor 2 tahun 2014, penyelesaian perkara pada pengadilan tingkat pertama paling lambat lima bulan, termasuk di dalamnya minutasi.

“Saya minta kepada PA sewilayah PTA Bengkulu untuk memperhatikan ketentuan penyelesaian perkara, jangan ada yang melebihi lima bulan,” ujar H. M. Alwi Mallo.

Dalam sesi lanjutan, Wakil Ketua PTA Bengkulu menyampaikan tentang pentingnya koordinasi dan harmonisasi antara empat pilar yang ada di pengadilan yaitu Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris. Dijelaskan oleh H. Abd. Hamid Pulungan, apabila empat pilar ini seiring sejalan dan seiya sekata, dapat dipastikan roda organisasi akan berjalan dengan baik. Sebaliknya, apabila empat pilar itu terjadi disharmoni, maka pengelolaan organisasi pengadilan akan jalan di tempat, bahkan bisa mundur.

“Saya minta Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris sejalan dan selalu koordinasi dalam menjalankan organisasi pengadilan,” ujar H. Abd. Hamid Pulungan.

Selain menyampaikan tentang empat pilar pengadilan, H. Abd. Hamid Pulungan juga mengingatkan pentingnya pengelolaan website, pembuatan berita dan direktori putusan.