Seputar Peradilan

Tim SAPM PTA Bengkulu Gelar Rapat

diklat 1

Selesai  mengikuti  bimbingan dan pelatihan tingkat dasar SAPM yang dilaksanakan Badilag di Semarang, tim SAPM PTA Bengkulu melaporkan hasil-hasilnya ke Ketua PTA Bengkulu H. Alwi Mallo, Senin (12/03). Selepas dari melapor tersebut, Tim SAPM gelar rapat. Rapat ini tidak hanya tim yang baru saja selesai mengikuti pelatihan, tapi juga anggota SAPM yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Sekarang ini anggota tim SAPM PTA Bengkulu berjumlah 7 (tujuh) orang yang dipimpin oleh Wakil Ketua PTA Bengkulu H. Abd. Hamid Pulungan sebagai penanggung-jawab.

Rapat SAPM yang digelar di ruangan Wakil Ketua PTA Bengkulu pada hari Senin (12/03) membahas 3 (tiga) topik yaitu tentang komitmen bersama dalam pemahaman SAPM, tentang pelaksanaan SAPM bagi PA yang belum terakreditasi dan tentang surveillance bagi PA yang telah terakreditasi. Seperti diketahui, PA yang ada di wilayah PTA Bengkulu terdapat 2 (dua) PA yang sudah terakreditasi yaitu PA Arga Makmur dan PA Manna. Sedangkan yang belum terakreditasi terdapat 3 (tiga) PA yaitu PA Bengkulu, PA Curup dan PA Lebong.

Rapat yang dimulai pukul 11.00 tersebut memutuskan, harus dilaksanakan SAPM terhadap PA Bengkulu dan PA Curup, sedangkan PA Lebong akan dilaksanakan SAPM pada tahap berikutnya. Hal ini mengingat saat ini PA Lebong tidak memiliki pimpinan, baik Ketua maupun Wakil Ketua. “Berhubung pimpinan PA Lebong kosong dan pimpinan PA sangat penting dalam pelaksanaan SAPM, oleh karena itu ditunda dulu SAPM untuk PA Lebong,” ujar Wakil Ketua PTA Bengkulu H. Abd. Hamid Pulungan memberi alasan.

Tim merekomendasikan agar pimpinan PA Bengkulu dan PA Curup supaya diingatkan kembali tentang pelaksanaan SAPM, hal ini mengingat terdapat jeda waktu antara SAPM yang lalu dengan SAPM sekarang ini. Dan, perlu disampaikan juga bahwa penyerahan sertifikat akreditasi tahun ini direncanakan bulan Juni 2018. Masih ada waktu tiga bulan persiapan sebelum dilaksanakan assessmen eksternal, baik yang dilakukan oleh PTA Bengkulu maupun oleh komite SAPM.

“Agar diingatkan kembali PA Bengkulu dan PA Curup supaya melanjutkan pembuatan dokumen maupun persiapan lainnya sebelum tiba waktunya pelaksanaan assessmen eksternal,”  pinta H. Sudarmadi berpesan.

Sedangkan bagi PA Arga Makmur dan PA Manna yang telah meraih akreditasi diminta untuk tetap berbenah serta melengkapi sarana dan prasarana yang masih diperlukan. Sebab, pada bulan November 2018 akan ada pengawasan atau surveillance dari komite SAPM. Apabila ternyata akreditasi yang diraih dengan nilai A exellent tidak dapat dipertahankan, bisa saja nilainya turun menjadi B.

“PA Arga Makmur dan PA Manna yang telah meraih akreditasi dengan nilai A excellent agar tetap berbenah sehingga apabila ada surveillance dari komite SAPM dapat dipertahankan,”  pesan H. Misbahul Munir.

Rapat tim SAPM yang dipimpin Wakil Ketua PTA Bengkulu tersebut berakhir bersamaan dengan tibanya waktu shalat Dzuhur. “Dengan mengucap hamdalah, marilah kita tutup rapat ini,”  ujar H. Abd. Hamid Pulungan.