Seputar Peradilan

PTA Bengkulu Laksanakan Upacara Memperingati Hari Pahlawan Ke 72

up 1 

Pada hari Jumát (10/11) adalah Hari Pahlawan yang ke -72. Jajaran Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya diperintahkan untuk memperingati hari bersejarah tersebut sebagaimana tertuang dalam surat Sekretaris MA.

up 2

Untuk melaksanakan perintah dari MA tersebut, PTA Bengkulu melaksanakan upacara memperingati Hari Pahlawan ke-72 tahun 2017 pada hari Jum’at (10/11) yang diikuti oleh Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional serta staf dan honorer.

Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Wakil Ketua PTA Bengkulu H. Abd. Hamid Pulungan. Sementara pada waktu yang bersamaan, Ketua PTA Bengkulu H. Alwi Mallo mengikuti apel kehormatan di Taman Makam Pahlawan yang dikoordinasikan oleh Polda Bengkulu.

Upacara yang dimulai pada pukul 08.00 Wib tersebut berlangsung dengan tertib dan hidmad. Lebih-lebih lagi, pasukan penggerak bendera Merah Putih melaksanakan tugasnya dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Pembina Upacara H. Abd. Hamid Pulungan membacakan pesan-pesan dari para Pahlawan Nasional. Antara lain pesan dari Jenderal Sudirman.

“Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus,” kata H. Abd. Hamid Pulungan mengutip pesan dari Jenderal Sudirman tersebut.

Begitu juga pesan dari Pahlawan Nasional Pattimura yang ia sampaikan ketika akan digantung di kota Ambon tanggal 16 Desember 1817.

“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit,” ujar Pembina Upacara seraya menahan nafas sebentar.

Setelah selesai membacakan pesan-pesan dari para Pahlawan Nasional, selanjutnya Pembina Upacara memberikan kata sambutan singkat tanpa teks.

“Sebagai generasi penerus, saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan baik sesuai dengan tugas masing-masing sebagai wujud mengisi kemerdekaan RI,” tandas H. Abd. Hamid Pulungan.

Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-72 di PTA Bengkulu ditutup dengan doa yang disampaikan oleh H. Sudarmadi dan dilanjutkan dengan foto bersama.